Pages

Monday, November 06, 2006

MENULIS SURAT LAMARAN

Menurut Dr.Rheinald Kasali, kebanyakan dari kita tidak punya dasar pengetahuan dalam menulis surat lamaran dan jadinya malah surat lamaran ‘asal jadi’.Padahal di Amerika, malah ada orang-orang yang pekerjaannya khusus membuat surat lamaran!Kenapa begitu?Soalnya, surat lamaran itu vital.Dari situlah dapat terbaca seberapa besar minat kita terhadap pekerjaan yang kita lamar. Dan seberapa kompeten kualitas diri kita untuk menduduki posisi tersebut.
Surat lamaran sebaiknya:

Impresif. Tidak terlalu menyombongkan diri, dan tidak terlalu merendahkan diri.
Menarik minat calon atasan.Begitu dibaca, orang langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah anda
Menyebutkan kualifikasi yang diraih
Mengunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas, jelas, dan padat.Hindari pengulangan kalimat tanpa penjelasan, penggunaan kalimat tidak efektif, ejaan yang salah, maupun pengunaan tata bahasa yang buruk.(bila perlu, beli buku yang berisi contoh-contoh surat lamaran)
Hindari mengunakan bahasa Inggris(jika tidak diminta)apabila anda merasa bahwa kemampuan bahasa Inggris anda kurang baik.Daripada ketahuan salahnya, lebih baik gunakan bahasa Indonesia saja.
Cantumkan tujuan dan alas an anda melamar
Jangan sampai surat lamaran anda memberikan kesan kotor, seadanya.gunakan kertas yang bagus, bersih dan rapi, tidak usut, tebal, tidak mudah robek.Hindari tipp-ex.Tinta juga jangan terlalu tipis supaya mudah dibaca.
Menggunakan komputer.Memang ada beberapa perusahan yang meminta agar surat lamaran ditulis dengan tangan.Tetapi jika tidak diminta,lebih baik jika anda mengunakan komputer.Gunkakan pula printer inkjet atau laser.(jangan pulamemakai printer dot matrix). Dengan demikian anda tidak terlihat buta teknologi.


(sumber:Majalah Cita Cinta)

TIPS MENGHADAPI WAWANCARA

PERSIAPKAN DIRI ANDA

Pertanyaan pada saaat wawancara sering tak terduga.Bisa-bisa anda cuma melongo, tak tahu harus menjawab apa.Persiapan terbaik adalah mencari tahu garis besar perusahaan tersebut seperti sejarah perusahaan, visi misi, dan produk, kondisi keuangan, atau bidang yang anda lamar.Ada banyak sumber.Selain melalui internet, anda bisa bertanya kepada teman/kenalan yang bekerja di perusahaan tersebut.
Jika anda seorang “fresh graduate”atau belum berpengalaman, cobalah untuk mengetahui istilah-istilah tertentu dalam profesi/bidang yang anda lamar.Anda bisa mempelajarinya dari majalah khusus atau jurnal profesi. Jika itu merupakan bagian dari pertanyaan wawancara, anda pasti bisa menjawabnya dan pewawancara menganggap anda memiliki minat yang besar terhadap perusahaan.

PENAMPILAN

Kenakan pakaian yang rapi,formal, dan nyaman.Usahakan agar tetap rapi pada saat tiba di tempat karena penampilan anda adalah hal yang pertama dilihat oleh pewawancara
Kenakan sepatu yang formal/tertutup, bersih dan disemir.
Datanglah dalam keadaan aroma tubuh yang segar.Wangi boleh, tetapi jangan berlebihan.Jangan lupa merapikan kuku.
Ingin tampil beda dengan kandidat lainnya?Kenakan stelan berwarna cerah tetapi tetap dengan potongan yang formal dan sopan.Warna cerah memberikan impresi awal kepada pewawancara.bahwa anda adalah orang yang “cerah dan bersemangat”
Sebelum wawancara , mungkin anda akan menunggu bersama dengan kandidat lainnya.Walaupun penampilan saingan anda tersebut tampak meyakinkan, jangan pernah merasa minder. Sebuah penelitian membuktikan, pada saat anda memiliki pikiran negatif, hanya dalam hitungan detik, seluruh sistem tubuh anda “mengiyakan” sehingga itu benar-benar terjadi. Berpikirlah positif.Beri sugesti kepada diri sendiri bahwa anda bisa memenangkan “persaingan” ini.


MENGATUR BAHASA TUBUH

Saat memasuki ruangan, berjalanlah dengan tubuh tegap, gaya yang sigap dan kedua lengan mengibas dengan bebas.Ini menunjukkan anda tahu apa yang anda inginkan dan berani untuk mewujudkannya.
Sodorkan tangan (sambil tersenyum)terlebih dahulu pada pewawancara pada saat bersalaman.Ini mengesankan anda benar-benar berminat pada lowongan tersebut.Sambil menatap matanya, genggam keseluruhan tangannya ( jangan terlalu keras maupun lemas), sebutkan nama anda,dan ayunkan tangan 2-3 kali saja.
Jangan duduk sebelum dipersilahkan.
Berbicara tanpa ekspresi menyulitkan pewawancara memahami anda.Senyuman, kerutan dahi atau ekspresi wajah yang lain membantu mengantarkan pesan anda dengan baik.Tapi jangan berlebihan karena anda sedang bukan berada di kelas latihan teater melainkan dalam proses wawancara.
Buat kontak mata.Yang dimaksud dengan dimaksud kontak mata adalah memandang langsung pada lawan bicaranya.Dan tidak perlu terus menerus.Sesekali alihkan pandangan ke arah lain agar pewawancara tidak merasa sedang dipelototi.Kontak mata yang baik mencerminkan anda sebagai orang yang percaya diri, terbuka, dan jujur.
Jangan menyilangkan tangan di dada, memasukkan tangan di saku, mengetukkan atau meremas jari, mengumam, menguyah permen karet, menggaruk kepala atau memilin rambut dengan jari, apalagi melepas sepatu meskipun kaki anda tersembunyi di bawah meja.
Suara yang monoton memberi kesan anda orang yang kaku.Bicaralah secara rileks dengan intonasi suara yang tepat sesuai situasi.
Wawancara adalah saat “menjual” diri anda tetapi tidak berarti hanya anda yang berbicara.Berkomunikasilah dua arah, anggap pewawancara sebagai teman atau orang yang menyenangkan.Selain membuat lebih tenang , pewawancara juga merasa lebih dekat dengan anda sehingga mau “berbagi cerita” lebih banyak.